MySpace Layouts
MySpaceLayouts

-->

Minggu, 06 Mei 2012

SUNNAH 24 JAM BERSAMA RASULULLAH S.A.W 2




MUDZAKARAH MASTURAH

ADA 7 BAGIAN PENTING DALAM USAHA MASTURAH

1. Pentingnya usaha masturah
2. Tujuan usaha masturah
3. Target usaha masturah
4. Maqomi masturah
5. Persyaratan keluar masturah
6. Program jama`ah keluar masturah
7. Nusrah jama`ah masturah

5 TARGET USAHA MASTURAH

1. Hidup ta`lim di rumah
2. Hidup sederhana
3. Banyak waktu untuk amal agama, mempersingkat untuk keperluan lain
4. Memiliki akhlak yang baik / berkhidmat
5. Menjadi da`iyah / selalu berbicara agama

MAQOMI MASTURAH

1. Ta`lim rumah
2. Ta`lim muhallah

MUDZAKARAH – MUDZAKARAH DI DALAM PROGRAM

1. 6 sifat sahabat ( six point )
2. 20 usul – usul da`wah
3. Maqomi rijal
4. Maqomi masturah
5. Mendidik anak secara Islam
6. Da`wah iman yakin
7. Adab safar ( perjalanan )
8. Adab rumah tangga
9. Adab mandi dan tandas ( sewaktu-waktu )


KERANGKA KERJA MASTURAH


AZAS KERJA MASTURAH

كُنْتُمْ خَيْرَاُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِنَّـاسِ تَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِااللهِ.

• Dari Abu Sa`id Al-Khudri r.a, saya mendengar Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa melihat kemungkaran dilakukan dihadapannya, maka hendaklah ia mencegah dengan tangannya, jika tidak mampu maka hendaklah mencegah dengan lidahnya, dan jika tidak mampu maka hendaklah ia merasa benci dalam hatinya, dan ini adalah selemah-lemahnya iman. (HR. Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah, Nasa`I – At-Targhib ).
• Anjuran Masyeikh yaitu keharusan dan kehati-hatian.

MAKSUD DAN TUJUAN

• `Alimah ( berilmu )
• Zahidah ( sederhana )
• `Abidah ( ahli ibadah )
• Murabbiyah ( pendidik )
• Khaddimah ( berkhidmad )
• Da`iyah ( penda`wah wanita )

TUJUAN : Kepentingan Kerja Masturah
• Wanita pertama masuk Islam adalah wanita ( korban harta ) – Khadijah r.ha
• Yang mati syahid pertama adalah wanita – Sumayyah r.ha
• 2 orang khalifah masuk Islam karena wanita – Fathimah r.ha dan Saudah r.ha
• Yang menghidupkan usaha da`wah yang telah lama tidur adalah wanita

TERTIB MASTURAH :
Tertib umum :
• Dikontrol oleh markaz
• Tidak boleh bawa anak
• Muhrim hakiki suami
• Harus diketahui kemana tujuannya
• Garis taqwa ( jaga suara )
Tertib Khusus :
• Full hijab dari rumah
• Kemauan sendiri
• Hafal 6 sifat sahabat dan uraiannya
• Hafal 10 surat terakhir dalam Al-Qur`an dll.

KERJA MASTURAH 24 JAM

Waktu Khuruj :
• 6 sifat sahabat setelah subuh cukup satu mutakallim ( tidak bergilir )
• Sebelum dhuha 6 sifat sahabat secara bergilir
Di Rumah :
• Semua pesanan bagi wanita ( 6 pesanan ) diamalkan selama 24 jam.

KUNCI KEBAHAGIAAN DUNIA AKHIRAT
DALAM SUNNAH ADA KEJAYAAN
DILUAR SUNNAH TAK ADA KEJAYAAN
Tujuh Tantangan Dalam Da`wah
1. Didustakan
2. Dikatakan Orang Gila
3. Dikatakan Tukang Sihir
4. Diboikot
5. Disakiti
6. Diancam
7. Di remehkan
ALLAH KUASA MAKHLUK TAK KUASA
DUNIA SEMENTARA AKHIRAT SELAMA - LAMANYA
MAKSUD HIDUP DA`WAH
TUJUAN HIDUP AKHIRAT
MENCARI RIDHA ALLAH S.W.T
MENCARI RIDHO RASULULLAH S.A.W
MENCARI RIDHO SUAMI

1 X 24 JAM AMALKAN SUNNAH
INI ADALAH PINTU MASUK KE SURGA
AMAL MAQOMI WANITA ( MASTURAH )
Salah satu maksud masturah dikeluarkan adalah untuk membentuk fikir agama, karena setiap hari wanita selalu disibukkan dengan urusan rumah tangga sehingga fikirnya hari-hari hanya urusan dunia. Oleh karena itu dengan keluar ke jalan agama diharapkan setelah pulang ke rumah dapat membawa fikir agama untuk bekal menghadap Allah swt, sehingga akan menjadikan wanita tersebut asbab hidayah dengan beberapa amalan yang perlu wujud dalam rumah :
1. Menjadi `Alimah : wanita yang berilmu dengan menjaga ta`lim secara istiqamah
? Ta`lim adalah perintah Allah awt dan salah satu sunnah Rasulullah saw
? Ta`lim adalah roh agama
? Ta`lim adalah salah satu pintu gerbang masuknya agama ke dalam rumah.

2. Zahidah : hidup sederhana
? Hidup sedehana adalah salah satu sunnah cara hidup Rasulullah saw.
? Dengan hidup sederhana hisab akan mudah dan ringan
? Sederhana pakaian, makanan, perumahan, perabotan, penampilan dll.

3. `Abidah : Ahli ibadah, menjaga shalat di awal waktu, dzikir pagi petang, semua pekerjaan rumah selalu diiringi dengan dzikir, istiqamah baca Al-Qur`an dan berusaha untuk selalu mengkhatamkannya, shalat-shalat sunat,puasa wajib dan puasa sunat serta gemar bersedeqah.

4. Murabbiyah : Sebagai guru yang mendidik anak – anak secara Islam sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw ;
? Karena anak adalah amanah dari Allah swt
? Tarbiyatul adab : jaga ada-adabnya
? Tarbiyatul jasad : badan, pakaian dan makanan
? Tarbiyatul wiladhah : setelah melahirkan
? Tarbiyatul Diin : Agama, kenalkan agama sejak anak-anak masih kecil, latih untuk selalu takut hanya kepada Allah swt, tanamkan pada anak Cinta Allah dan RasulNya, cinta saudara dll.
5. Khaddimah : Selalu berkhidmat untuk suami dan anak – anak dalam setiap menunaikan keperluan dan kebutuhan suami dan anak-anak serta setiap tamu yang datang ke rumah dengan ikhlas karena Allah swt.

6. Da`iyah : Mengajak manusia untuk selalu ta`at kepada Allah swt dan kepada Rasulullah saw dengan menanamkan iman yakin kepada kampung akhirat, dll.

AMAL MAQOMI LAKI – LAKI ( RIJAL )
1. Musyawarah harian dan markaz
2. Ta`lim masjid dan ta`lim rumah
3. 2 ½ jam setiap hari
4. Jaulah I dan jaulah II setiap minggu
5. Jaga nisab setiap bulan keluar 3 hari

PENTINGNYA MASTURAH KELUAR DI JALAN ALLAH
? Pemimpin keluarga adalah suami tetapi pemimpin rumah tangga adlaah istri
? Ibu adalah madrasahnya anak-anak
? Ibu adalah universitas terbesar bagi anak-anaknya, sikap dan cara berfikir ibu sangat besar pengaruhnya bagi anak dan penghuni rumahnya, keluarganya dan lingkungan tetangganya.
? Karena itu sangat penting bagi wanita untuk mempunyai pengetahuan dan fikir agama.
? Apabila di rumah, ibu selalu disibukkan dengan urusan rumah tangga seperti mengurus anak, membersihkan rumah, memasak dll sehingga sulit untuk belajar agama dengan benar.
? Apabila kita keluar di jalan Allah, maka kita akan berada dalam suasana yang berbeda, terlepas dari urusan dunia, sehingga kita dapat belajar agama dengan benar, dan Insyaallah fikir agama bisa masuk dalam hati kita.
? Dan apabila pulang ke rumah, kita tahu bahwa kita punya tanggung jawab untuk menanamkan fikir agama kepada anak-anak kita, pembantu-pembantu kita, keluarga kita, orang-orang di sekitar kita dan siapapun yang bertemu dengan kita.
? Di akhirat kelak kita akan di soal / ditanya tentang : shalat kita, puasa kita, zakat kita dan amal perbuatan lainnya.
? Sebagai muslim, baik laki-laki maupun wanita mempunyai tanggung jawab da`wah, maka wanita pun akan diminta pertanggungjawabannya mengenai da`wah.
? Dari rumah yang ibunya mempunyai fikir agama, maka akan lahir anak-anak yang shaleh dan shalehah.
? Dari kisah-kisah para nabi, dapat dilihat dari istri nabi yang tidak punya fikir agama seperti nabi Nuh as. Beliau berda`wah selama 950 tahun hanya mendapat pengikut 83 orang. Anaknya menjadi kafir, kaumnya dimusnahkan oleh Allah swt.
? Nabi Luth as., istrinya menentang da`wah, anaknya menjadi kafir, kaumnya juga dimusnahkan oleh Allah swt.
? Sebaliknya nabi Ibrahim as., istri-istrinya adalah wanita yang punya fikir agama, sehingga beliau mendapat banyak pengikut dan dari keturunannya lahir nabi Ishaq as., nabi Yusuf as., nabi Daud as., nabi Sulaiman as., nabi Isa as., dan dari Siti Hajar lahir nabi Ismail as., yang dari keturunannya lahir nabi Muhammad saw.
? Demikian pula istri-uistri Rasulullah saw mampunyai fikir agama, terutama Khadijah r.ha yang telah mengorbankan seluruh harta bendanya untuk penyebaran agama allah swt, dan beliaulah yang selalu menghibur, mendorong suaminya untuk si`arnya Islam, sehingga kurang lebih 23 tahun Nabi berda`wah, seluruh jazirah Arab masuk Islam.
o Setelah nabi wafat perjuangan da`wah dilanjutkan oleh para sahabatnya dengan pengertian dan dorongan para istrinya sehingga tidak beberapa lama 2/3 belaha zaman inipun kerja da`wn bumi menjadi Islam.
? Demikianlah semua ini berkat pengaruh dn fikir kaum wanita.
? Seorang wanita sholehah lebih baik dari 70 aulia, sedangkan wanita yang akhlaknya buruk lebih jahat dari 1000 laki-laki yang jahat dan dia akan menyeret 4 laki-laki keneraka jahannam yaitu :1. suaminya, 2. Bapaknya, 3. Saudara laki-lakinya, 4. Anak laki-lakinya.
? Di zaman ini kerja da`wahpun dimulai dari seorang wanita yang punya fikir agama yaitu nenek Maulan Ilyas rah.a. Beliau ingin mempunyai keturunan yang mempunyai fikir agama, maka dinikahkanlah putrinya dengan seorang ulama dan darinya lahirlah Maulana Ilyas rah.a.
? Jadi sangat perlu sekali wanita ikut ambil bagian dalam usaha da`wah ini.
? Agama akan sangat lambat sekali perkembangannya apabila para wanitanya tidak ikut usaha da`wah.
? Ibarat pedati yang mempunyai roda sebelah, maka jalannya pun akan lama atau seperti seekor burung yang sayapnya patah sebelah.
Jadi pentingnya wanita ikut usaha da`wah karena :
1. Da`wah Rasul pun langsung kepada istrinya
2. Agama Islam tersebar di zaman khulafurrasyidin, 2 orang khalifah masuk Islam dengan asbab wanita, yaitu : Umar r.a asbabnya adalah adiknya Fathimah binti Khattab r.ha dan Usman r.a asbabnya adalah bibinya Saudah r.ha.
3. Jumlah wanita lebih banyak daripada laki-laki, jumlah anak-anak lebih banyak dari wanita, dengan asbab ambil usaha da`wah maka rahmat Islam akan tersebar keseluruh alam.
4. Orang – orang kebathikan memanfaatkan wanita untuk promosi dunia.
5. Apabila wanita paham agama akan rela berkorban habis-habisan. Seperti Siti Khadijah r.ha dan Sumayyah r.ha.
6. Satu do`a seorang wanita shalehah lebih baik daripada do`a 70 wali. Tetapi satu wanita jahat lebih rusak daripada 1000 laki-laki jahat.

5 TERTIB UMUM MASTURAH DAN PERSIAPAN MASTURAH KELUAR DI JALAN ALLAH
1. Menggunakan garis taqwa ( memakai full hijab / purdah )
2. Tidak ada amir untuk masturah, amir hanya dari kaum laki-laki
3. Tanggung jawab masturah adalah tanggung jawab semua jumidar ( oleh karena itu jumidar harus tahu kerja masturah )
4. Kerja masturah harus terkontrol dan terkendali
5. Semua kerja masturah hanya boleh berjalan dengan hasil musyawarah laki-laki.
Persiapan Masturah Keluar Di Jalan Allah :
1. Tafakut
2. Masturah yang hamil 4 – 8 bulan boleh keluar masturah
3. Anak wanita full hijab, anak wanita dengan ibunya, anak laki-laki dengan bapaknya
4. Anak adalah amanah, tapi agama adalah amanah yang paling besar
5. Keluar tanpa membawa anak lebih mujahadah.
Route :
1. Lihat kondisi jama`ah, jika jama`ah baru harus keluar ditempat yang sudah 40 hari masturah
2. Amir sudah pernah 4 bulan, masturah sudah beberapa kali 3 hari
3. Bila jama`ah sudah berpengalaman, maka kirim ke daerah baru
4. Tempat baru harus ditinjau jangan hanya lewat telepon
5. Kalau ada takaza ke tempat baru harus ada orang lama
6. Harus ada pengecekan :
? Istrinya siap atau tidak, sudah ikut ta`lim atau belum, keinginan istri atau tidak.
? Rumah selama ditempati masturah betul-betul di infakkan
? Jalur rumah dua pintu ( depan dan belakang )
? Kondisi rumah ada ruangan khusus ta`lim, mulakot dan bayan
? Dapur terpisah agak jauh / terhijab oleh dinding sehingga ketika masak tidak terganggu
? Kamar mandi I dan II terpisah
? Tempat wudhu harus diluar, sebaiknya disediakan banyak seperti di masjid
? Tempat jemuran pakaian tidak terlihat oleh laki-laki
? Sandal disimpan supaya tidak terlihat oleh laki-laki.
ADAB – ADAB RUMAH YANG DITEMPATI MASTURAH
1. Tidak ada terpajang gambar-gambar makhluk hidup, seperti anjing dan patung-patung, karena malaikat rahmad tidak akan memasuki rumah yang ada unsur tersebut.
2. Full hijab, dari luar tidak bisa melihar ke dalam, dari dalam tidak bisa melihat keluar, termasuk pintu juga pakai hijab / tabir.
3. Pajangan ditutup atau disembunyikan
4. Ada tempat I dan II yang tertutup
5. Ada tempat bayan
6. Semua anggota keluarga yang laki-laki tidak boleh masuk ke dalam rumah selama rumahnya ditempati masturah
7. Tuan rumah sudah pernah keluar, minimal 3 hari ( supaya di rumah tersebut hidup suasana agama, sehingga layak ditempati masturah ).
8. Harus dibentuk hirosah ( security ) kalau jarah rumah dengan masjid agak jauh ( 1 orang anshar dan 1 orang muhajirin )
9. Ketika rombongan datang ke lokasi, maka 2 orang rijal memeriksa ke dalam rumah, kalau belum siap perlu dibetulkan dulu, masturah menunggu di dalam mobil.
10. Hidayah akan turun dengan hijrah dan nusrah, nusrah yang paling tinggi nilainya, menyediakan rumah untuk ditempati masturah.
11. Yang mengetuk pintu / bayan siap dimulai ialah petugas istiqbal dengan mengetuk 3 kali.

Dua hal yang tidak dapat ditawar :
1. Hijab, hijab rumah dan hijab masturah
2. Muhrim bagi masturah yang keluar.
16 ( ENAM BELAS ) USUL DA`WAH
4 Hal Yang Diperbanyak
1. Da`wah
2. Ta`lim Wata`lum
3. Dzikir Ibadah
4. Khidmat

4 Hal yang Dikurangi
1. Kurangi masa makan dan minum
2. Kurangi masa tidur dan istirahat
3. Kurangi keluar masuk tandas, berhias dan mengurus diri
4. Kurangi bicara sia-sia.

4 Hal Yang Ditinggalkan
1. Jangan mengharap kepada makhluk kecuali hanya kepada Allah swt
2. Jangan meminta kepada makhluk kecuali hanya kepada Allah
3. Jangan menggunakan barang orang lain tanpa izin
4. Jangan boros / mubazir

4 Hal Yang Tidak Boleh Disentuh
1. Masalah khilafiyah / perbedaan mazhab
2. Masalah politik
3. Kedudukan / pangkat / sumbangan
4. Aib masyarakat.

6 SIFAT SAHABAT

MUQADDIMAH
? Allah swt meletakkan kejayaan manusia dunia dan akhirat dalam agama yang sempurna seperti yang di bawa oleh Rasulullah saw.
? Umat pada saat ini belum ada kekuatan untuk mengamalkan agama secara sempurna
? Para sahabat r.hum telah dapat mengamalkan agama yang sempurna karena mempunyai sifat-sifat yang memberi kekuatan untuk mengamalkan agama secara kaffah. Enam sifat para sahabat itu adalah :

1. Yakin terhadap kalimah thayyibah, لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهَ مُحَمَّدٌرَّسُوْلُاللهِ
2. Shalat khusu` wal khudu`
3. Ilmu ma`a dzikir
4. Ikramul muslimin
5. Tashhihunniyah
6. Da`wah dan Tabligh

Setiap sifat dipelajari arti, maksud, fadhilah dan cara mendapatkannya.

1. Sifat Pertama : Kalimah Thayyibah, Yakin akan kalimah thayyibah :
لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهَ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ
Artinya :
1. Tidak ada yang berhak disembah selain Allah swt.
2. Baginda Muhammad saw adalah utusan Allah

Maksud no. 1 : “Mengeluarkan keyakinan pada makhluk dari hati kita dan memasukkan keyakinan hanya kepada Allah ke dalam hati kita.

Fadhilahnya :َ
Mafhum hadits :
? “Dari Abu Dzar r.a berkata, nabi Muhammad saw bersabda : Tidak ada seorang hambapun yang mengucapkan “Laailaahaillallaah “ kemudian ia mati atas keyakinan tersebut kecuali dia masuk Surga. ( H.R Bukhari )
? Dari Abu Bakar Siddiq r.a berkata, Nabi Muhammad saw bersabda : Barangsiapa bersaksi tidak ada Tuhan yang hak disembah selain Allah dengan sepenuh hatinya, maka dia akan masuk surga dari pintu mana saja yang dia kehendaki. ( H.R Abu Ya`la )
? Dari Ali r.a berkata, Nabi Muhammad saw bersabda, allah swt berfirman dalam hadits Qudsi, “ Sesungguhnya aku adalah Allah, tidak ada yang hak disembah selain aku. Barangsiapa yang mengajui keesaan-Ku, maka dia masuk dalam benteng-Ku. Barangsiapa yang masuk dalam benteng-Ku, maka dia selamat dari azab-Ku. (H.R Sairoji ).

Cara Mendapatkannya :
? Menda`wahkan fadhilah-fadhilah iman
? Latihan iman dengan membentuk halaqah-halaqah yang mebicarakan rukun iman
? Berdo`a agar diberi hakikat iman.

Maksud dari no. 2 :
Nabi Muhammad saw adalah utusan allah , maksudnya : Meyakini bahwa satu-satunya jalan untuk mendapatkan kejayaan dunia dan akhirat dengan mengikuti Rasulullah saw secara keseluruhan.

Fadhilahnya :
Mafhum Hadits :
? Dari Itban Ibnu Malik r.a dari nabi Muhammad saw bersabda : Tidak akan masuk neraka atau dimakan oleh api neraka orang yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah dan sesungguhnya saya ( محمّد) saw. Adalah utusan Allah. ( H.R. Muslim ).
? Dari Abu Hurairah r.a dari Nabi Muhammad saw. Barsabda : Barangsiapa berpegang teguh dengan seluruh sunnahku dikala rusaknya umatku, maka baginya pahala satu orang mati syahid. (H.R. Thabrani )
? Dari iIbnu Abbas r.a berkata, Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa berpegang teguh pada sunnahku ketika rusaknya umatku maka baginya pahala 100 orang mati syahid. ( H.R. Baihaqi ).
? “Barangsiapa yang menghidupkan sunnah ku maka sungguh dia telah cinta pada ku, dan barangsiapa telah cinta pada ku maka dia bersama-sama ku di dalam surga (H.R. Tirmidzi ).
2. Sifat Kedua :صَلاَةُ الْخُشُوْعِوَالْخُضُوْعِ ( Shalat khusyu` dan Khudu` )
Artinya : Shalat dengan konsentrasi bathin dan merendahkan diri dengan mengikuti cara yang dicontohkan oleh rasulullah saw.

maksudnya : membawa sifat keta`atan yang ada dalam shalat kedalam kehidupan sehari-hari.

Fadhilahnya :
? sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar [ Al-Ankabut : 45 ]
? Carilan pertolongan Allah ddengan sabar dan shalat. Sesungguhnya shalat itu berat kecuali atas orang-orang yang khusu`. [Al-Baqarah : 45 ]
? Dari Anas r.a berkata, Rasulullah saw bersabda : Shalat adalah peyejuk mataku ( H.R Nasa`i )
? Jabir ibnu Abdullah r.a meriwayatkan bahwa nabi saw bersabda : Kunci surga adalah shalat dan kunci shalat adalah bersuci / wudhu. (Musnad Ahmad)
? Ali r.a meriwayatkan bahwa perkataan terakhir Rasulullah saw adalah ashshalah..ashshalah! Takutlah kepada Allah mengenai apa yang kamu miliki [ hamba sahaya mu] dan orang-orang yang dibawah penjagaanmu. [H.R. Abu Daud ]
Cara Mendapatkannya :
? Da`wahkan pentingnya Shalat
? Latihan : - Memperbaiki zhahir shalat
- Menghadirkan Keagungan shalat
- Belajar menyelesaikan shalat dengan shalat
? Berdo`a agar diberi hakikat shalat khusu` dan khudu`

3. Sifat Ketiga : Ilmu Ma`a Dzikir
Artinya :
Ilmu : Semua petunjuk yang datang dari Allah melalui baginda Rasulullah saw.
Dzikir : Mengingat Allah sebagaimana keagungan Allah swt.
Maksudnya : Mengamalkan perintah-perintah Allah swt pada setiap saat dan keadaan dengan menghadirkan keagungan Allah kedalam hati kita serta ikut cara Rasulullah saw.

Fadhilahnya Ilmu :
عَنْ مُعَـاوِيَةَ لاضي الله عنه يَقُوْلُ سمعت النبي صلّى الله عليه وسلّم يقول من يرد الله به خيرا يفقّه فى
الدّين وانّمـا انـا قـاسم والله يعطى .

? Mafhum Hadits : Dari Mu`awiyah r.a berkata, saya mendengar Nabi saw. Bersabda : Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan untuknya, maka dia akan dipahamkan dalam agama, saya hanya membagi dan Allah yang memberi ( H.R Bukhari )
عن ابى ذرّ رضي الله عنه قـال قـال لى رسول الله ضلّى الله عليه وسلّم يـا ابـا ذر لاأن تغدو
فتعلّم ايّة من كتـاب الله خيرلك من ان يصلّى مـاءة رككعة ولاأن تغدو فتعلّم بابا من العلم عمل به
او لم تعمل خير من ان تصلّى الف ركعة .
? Mafhum Hadits :Dari Abu Dzar r.a, Rasulullah saw bersabda kepadaku : Ya Abu Dzar ! Sungguh kamu berangkat pagi-pagi untuk belajar satu ayat dari kitabullah, itu lebih baik bagimu daripada engkau shalat 100 rakaat. Dan engkau berangkat pagi hari untuk belajar satu bab dari ilmu baik diamalkan atau tidak, maka itu lebih baik bagimu daripada engkau shalat 1000 rakaat. ( Ibnu Majah )

Fadhilah Dzikir :
عن ابى موسى رضي الله عنه قـال النبى صلّى الله عليه وسلّم مثل الّذى يذكر ربّــه والّذى
لايذكر ربّه مثل الحى والميّت .
? Mafhum Hadits : Dari Abu Musa r.a berkata, Nabi saw bersabda : perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan orang yang tidak berdzikir kepada Tuhannya seperti orang yang hidup dan orang yang mati. ( H.R Bukhari )
قـال تعـالى فـاذكرونى اذكركـم .
? Allah swt berfirman : Ingatlah kepada-Ku niscaya aku ingat kepadamu ( Al-Baqarah : 152 )
قـال تعـالى الا بذكر الله تطمءنّ القلوب .
? Allah berfirman : Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang ( Ar-Ra`d 28 )
عن جـابر رصي الله عنه عن النبى صلّى الله عليه وسلّم قـال :من قـال سبحـان الله العظيم
وبحمده غرّست له نخلة فى الجنّـة .
? Mafhum Hadits : Dari Jabir r.a, Nabi saw bersabda : Barangsiapa yang membaca subhanallahil`azhiin wabihamdihi ( maha suci Allah yang tiada setara keagungannya dan segala puji bagi-Nya ), maka akan tertanam baginya sebatang pohon kurma dalam surga ( H.R Tirmidzi ).
Cara mendapatkannya :
Ilmu Fadha`il :
1. Menda`wahkan pentingnya ilmu fadha`il.
2. Latihan : - duduk dalam halaqah ilmu fadhail
- mengajak orang lain kedalam halaqah ta`lim
- menghadirkan fadhilah dalam setiap amal
3. Berdo`a supaya diberi hakikat ilmu
Ilmu Masa`il :
1. Menda`wahkan pentingnya ilmu masa`il
2. Latihan : - Duduk dalam majlis masa`il dengan para ulama
- bertanya masalah agama (baik ubudiyah / mu`amalah )
- berziarah kepada para ulama.
3. Berdo`a.
Dzikir, cara mendapatkannya :
1. Da`wahkan pentingnya dzikir
2. Latihan : baca tasbihat, shalawat, istighfar setiap pagi dan petang masing-masing 100 kali.
3. Berdo`a supaya diberi hakikat dan kelezatan berdzikir.

4. Sifat Keempat, Ikramul muslimin ( اكرم المسلميـــن )
Artinya : Memuliakan sesama muslim.
Maksudnya ; Menunaikan hak sesama muslim tanpa menuntut hak dari mereka.
Fadhilahnya :
عن ابى هريرة ؤصي الله عنه قـال قـال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم من نفس عن مسلم كربة
من كرب الدّنيـانفس الله كربة من كرب الاخرة ومن ستر على مسلم ستره الله فى الدّني والاخرة والله
فى عون العبد مـاكـان العبد في عون اخيه .
? Mafhum hadits :Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa menghilangkan satu kesulitan dari seorang muslim daripada kesulitan-kesulitan dunia, maka Allah akan menghilangkan darinya satu kesulitan dari kesulitan akhirat.( H.R. Tirmizi ).
? Barangsiapa yang menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya dunia dan akhirat.
? Allah swt akan selalu menolong seorang hamba selagi dia selalu menolong saudaranya. ( H.R. Tirmidzi ).
? Mafhum Hadita ; Dari Abu Sa`id r.a , Nabi saw bersabda ; seorang pedagang yang jujur dan amanah akan berada bersama dengan nabi-nabi,shidiqin dan syuhada` ( Tirmidzi )
cara Mendapatkannya :
1. Menda`wahkan pentingnya ikramul muslimin
2. Latihan :
? Minimalnya memberi salam baik kepada orang yang dikenal atau yang tidak dikenal.
? Menyayangi yang muda, menghormati yang tua dan memuliakan ulama serta saling menghargai terhadap sesama.
? Berbaur dengan orang yang berbeda-beda watak dan prilaku.
3. Nerdo`a agar diberi hakikat akhlaknya Rasulullah saw.

4. Sifat Kelima, Tashhihunniyah ( تَصْحِيْحُ النِّيَةُ )
Artinya : Membetulkan Niat
Maksudnya : Membersihkan niat dalam setiap amalan, semata-mata karena Allah swt.

Fadhilahnya :
عن ابى امـامة الباهلى رضي الله عنه قـال قـال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم انّ الله يقبل من العمل
الاّ مـاكـان له خـالصـا وابتغى به وجحه .
? Mafhum hadits ; Dari Abu Umamah Albahili r.a berkata, Rasulullah saw bersabda : sesungguhnya Allah swt tidak menerima amalan kecuali amalan yang ikhlash dan menbari ridha allah swt ( H.R. An-nasa`I )

عن ابى هريرة رضي الله عنه قـالقـال رسول الله ص.م انّ الله لاينظر فى صوركم ولكن ينظر الى
قلوبكم واعمـالكم .

? Dari abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah saw bersabda, sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk dan rupamu, tapi Allah melihat hatimu dan amalanmu. ( H.R Muslim )
عن سعيد رضي الله عنه عن النّبى ص.م قـال انّمـا بنصور هذه الاُمّة بضعيفهـا بدعواتهم
وصلاتـهم واخلاصهم .

? Mafhum Hadits : Dari Sa`ad r.a berkata, Nabi saw bersabda, Hanyalah pertolongan Allah swt kepada umat ini dengan orang-orang yang lemah diantara mereka, yaitu dengan do`a, shalat dan keikhlasan mereka. ( Nasa`i.)

Cara Mendapatkannya :
1. Da`wahka pentingnya ikhlas
2. Latihan, dengan mengoreksi niat diawal beramal, ketika sedang beramal dan sesudah kira melakukan suatu amalan.
3. Berdo`a agar diberi hati yang selalu ikhlas dalam setiap beramal.

6. Sifat Keenam, Da`wah Wa Tabligh

Artinya : Mengajak dan Menyampaikan

Maksudnya :
? Memperbaiki diri dengan menggunakan waktu dan harta seperti yang telah diperintahkan Allah swt
? Menghidupkan agama secara sempurna pada diri sendiri dan semua manusia diseluruh alam dengan menggunakan harta dan diri.

Fadhilahnya :
? Allah swt berfirman, : Tiada perkataan yang lebih baik daripada perkataan orang yang mengajak ta`at kepada Allah swt dan beramal shaleh dan dia berkata, sesungguhnya saya termasuk golongan yang berserah diri. ( AF-Fushilat : 33 ).
عن ابى مسعود البدرى الانصـارى قـال قـال رسول الله ص .م من دلّ على خير فله مثل اجرفاعله .

? Mafhum Hadits : Dari Abu Mas`ud Al-Badri Al-Anshori berkata, Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa menunjukkan kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala orang yang mengamalkannya. ( H.R Abu Daud ).

عن انس بن مـالك رضي الله عنه عن النبى ص م لغدوة فى سبيل الله او رحة خير من الدّني
ومـا فيـــها .
? Dari Anas r.a berkata, rasululllah saw bersabda ; sungguh sepagi dan sepetang keluar di jalan Allah itu lebih baik daripada dunia dan seisinya. ( H.R Bukhari )

عن بن عبّـاس رضي الله عنهمـا عن النبى ص م اذااستنفر تم فـانفروا .

? Dari Ibnu Abbas R.huma meriwayatkan, Nabi saw bersabda, apabila kamu diseru untuk keluar dijal;an Allah, maka kamu harus pergi. ( H.R Ibnu Majah )

Cara Mendapatkannya :
1. Da`wahkan pentingnya da`wah dan tabligh
2. Latihan, minimal 1 tahun seumur hidup, 40 hari sekali setahun, 3 hari setiap bulan dan 21/2 jam setiap hari.
3. Berdo`a agar diberi hakikat da`wah dan tabligh.
KESATUAN HATI
Kesatuan hati sangat dipelukan dalam jama`ah, karena nusrah / pertolongan Allah swt akan turun apabila dalam jama`ah ada kesatuan hati. Sebaliknya Allah swt tidak akan memberi pertolongan dalam satu jama`ah bila tidak ada kesatuan hati, dan ini akan berpengaruh pada orang-orang di sekitar kita.
Bila dalam jama`ah ada kesatuan hati, maka orang-orang pun akan memperhatikan dan mendengarkan kita. Kesatua hati akan wujud dengan kasih sayang.

Cara Untuk Menimbulkan Kasih Sayang Diantara Kita ;
1. Rendah hati
2. Mema`afkan kesalahan orang lain
3. Selalu berprasangka baik terhadap sesama muslim. Pandang kebaikannya dan jangan pandang keburukannya.
4. Bila saudara kita berbuat kesalahan jangan ditegur di depan umum.

Umar r.a berkata, ada 3 perkara yang dapat menimbulkan kasih sayang sesama muslim:
1. Panggil nama saudara kita dengan nama yang disukainya.
2. Sebarkan salam baik pada orang yang dikenal maupun yang tidak dikenal, kecuali orang kafir / musyrik.
3. Berikan tempat yang baik untuk saudara kita, apabila duduk dalam suatu majlis.

3 Perkara yang diringankan hisabnya :
1. Orang yang mudah mema`afkan kesalahan orang lain yang berbuat jahat pada kita.
2. Orang yang mudah mema`afkan orang yang tidak ikram pada kita.
3. Orang yang memaafhan orang yang memutuskan silaturrahmi dengan kita.
Beberapa Hal Untuk Mencapai Kesatuan Hati :
1. Niat keluar untuk memperbaiki diri dan da`wah.
2. Niat dari rumah kita hendak satukan hati dengan saudara-saudara kita yang sebelumnya belum kita kenal.
3. Saat bertemu berpelukan sambil berdo`a, bersalaman sambil berdo`a dengan saudara kita dan sebarkan salam.
4. Ta`lim wa ta`lum, belajar dan mengajar dengan lapang dada dan lemah lembut.
5. Semangat mujahadah (sungguh-sungguh ingin berkorban )
6. Makan berjama`ah, tidur berjama`ah
7. Saling mema`afkan, saling bantu dalam segala hal dan bekerja sama bila ada tugas dari amir.
8. Selalu bermusyawarah bila ada sesuatu hal yang terjadi dalam jama`ah
9. Selalu berprasangka baik terhadap saudara muslim, pandang kebaikannya dan jangan pandang keburukannya.
10. Perbanyak ikrom / khidmat pada saudara kita. Orang yang paling banyak khidmat pada jama`ah dialah yang paling mulia.
11. Perbanyak dzikir.
12. Saling mengingatkan, nasehar menasehati dan selalu koreksi diri.
13. Sabar menghadapi sifat saudara kita dan saling pengertian
14. Saling membangunkan shalat tahajjud.
15. Jangan ada yang merasa lebih pandai atau lebih baik daripada yang lain.
16. Jaga kata-kata kita jangan sampai menyinggung perasaan saudara kita
17. Bila ada jamaah yang tidak tertib jangan langsung ditegur, tapi sampaikan saja lewat usul-usul da`wah.
18. Do`a agar Allah melindungi kita dari gangguan syetan yang akan memecah belah hati kita.
19. Satu fikir ( fikir umat dan agama Allah )
20. Amal ijtima`I, atau bersama lebih diutamakan daripada amal infirodi /sendiri-sendiri.

FIKIR ALAM

Nabi Muhammad saw adalah nabi yang terakhir, yang diutus oleh allah swt. Untuk seluruh alam ( pembawa rahmat bagi seluruh makhluk di dunia ini
Nabi Muhammad saw mempunyai tugas khusus yakni da`wah, menyampaikan kebaikan dab mencegah kemungkaran, sebagaimana diterangkan dalam ayat suci Al-Qur`an,” Orang – orang beriman, baik laki-laki maupun wanita sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain, menganjurkan kebaikan dan mencegah kemungkaran.”(At-Taubah : 71 )
Sebelumnya Allah swt. Telah mengirimkan nabi-nabi-Nya yang terdahulu untuk menyebarkan agama Allah swt. Kepada manusia di muka bumi ini agar manusia mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat.

Demikianlah Nabi Muhammad saw. Adalah nabi yang terakhir yang mengemban tugas khusus yaitu tugas da`wah dan kita sebagai umatnya mempunyai tugas yang sama yaitu da`wah, baik laki-laki maupun wanita.

Nabi Muhammad saw. Adalah nabi terakhir dan nabi yang paling baik, kita umatnya yang terakhir dan umat yang terbaik.
Dikatakan dalam hadits bahwa kelak diakhirat diharamkan surga bagi nabi dan umat-umat terdahulu sebelum Nabi Muhammad saw beserta umat beliau memasukinya terlebih dahulu.

Umat Nabi Muhammad saw adalah umat yang terbaik karena umat da`wah (mengemban tugas da`wah ), mengapa disebut paling baik / terbaik ?, karena tugas da`wah adalah tugas yang paling mulia disisi Allah swt., sampai-sampai Nabi Musa as. Pun ingin menjadi umat Muhammad saw, tetapi tidak dikabulkan oleh Allah swt. Hanya nabi Isa as. Yang dikabulkan kelak menjadi umat Rasulullah saw.

Pada waktu Nabi mengerjakan haji wada`, nabi telah berkhotbah dihadapan para umatnya dan para sahabatnya, pesan beliau antara lain :
“ Hai sekalian manusia ketahuilah oleh kamu bahwa Tuhan mu satu. Kamu sekalian keturuna Adam as. Yang dijadikan dari tanah, sesungguhnya yang termulia disisi allah swt adalah orang yang paling bertaqwa kepada-Nya.”

Kemudian Nabi menerima wahyu dari Allah swt, surat Al-Ma`idah yang intinya bahwa Allah telah redha Islam menjadi agama . Para sahabat mendengar dan membenarkan serta Nabi berpesan kepada yang mendengarkan agar menyampaikan pesan-pesan beliau kepada yang tidak hadir dan yang dialam roh.

Sejak saat itu para sahabat dan yang hadir disitu mengemban tugas untuk menyampaikan da`wah dan menyebarkan para sahabat yang kira-kira 124.000 orang keseluruh penjuru dunia, hanya 10.000 orang meninggal di Makkah, sedangkan yang lainnya meninggal di luar Makkah, seperti : Cina, Spanyol, Prancis, Roma dll.
Akhirnya kitapun demikian, mempunyai tugas yang sama dengan para sahabat Rasulullah. Bagaimana agar manusia raat kepada Allah swt dan Rasul-Nya, semua ini tergantung pada fikir dan usaha atas umat di seluruh alam.
Untuk memahami antara hubungan aagama dengan hidayah harus ada usaha setiap orang, contoh : lemparkan batu jesebuah danau, maka batu akan jatuh ketengah danau tapi riaknya bergelombang sambung bersambung keseluruh danau hingga ketepinya.

Sama halnya bila seorang muslim berda`wah pada suatu tempat dan fikir atas seluruh umat manusia, maka Allah swt akan turunkan hidayah keseluruh alam. Jadi berkembangnya usaha da`wah ini tergantung pada fikir dan usaha kita.
Contoh :
? Setelah Ka`bah dibangun oleh nabi Ibrahim as. Beliau mendapat perintah dari Allah swt untuk memanggil seluruh umat. Beliau meresa bingung karena tidak mampu bagaimana untuk memanggil seluruh umat yang sekian banyaknya untuk datang ke Ka`bah, Allah swt berfirman : Kerjakanlah perintah-Ku ( hanya memanggil dan menyampaikan ), Akulah yang akan menyebarkan suaramu keseluruh umat di alam ini.”
? Demikianlah ketika nabi Ibrahim a.s menyeru suaranya, Allah sampaikan keseluruh penjuru dunia dan juga pada ruh-ruh manusia, ini terbukti setiap tahun dari berbagai penjuru dunia manusia berbondong-bondong menunaikan ibadah haji.

Jadi pada dasarnya kita umat nabi yang terakhir disuruh menyampaikan walau hanya 1 ayat saja, sedangkan hidayah adalah Allah yang akan turunkan pada orang yang Dia kehendaki.

Lita harus berdo`a kepada Allah swt bagaimana agar kita mempunyai fikir yang sama dengan fikirnya nabi dan rapa sahabatnya.
Jadi :
? Fikir nabi adalah fikir kita
? Kerja nabi adalah kerja kita
? Tugas nabi adalah tugas kita
? Cemas nabi adalah cemas kita
? Risau nabi adalah risau kita.

Setiap saat nabi selalu risau pada umatnya, demikian pula kita hendaknya selalu cemas dan risau pada umat yang besar ini. Sewaktu nabi hendak wafat nabi selalu risau pada umat ( ummati-ummati, ashsholah,an-nisa`-annisa` ).
Kita harus selalu risau dan fukir setiap saat bahwa setiap detik ada orang – orang yang mati tanpa menyebut kalimat “Laailaahaillallaah”, sehingga mereka dilemparkan ke nerakanya Allah swt, bagaaimana kalau ini semua terjadi pada saudara-saudara kita ?
Dan kitapun harus ada fikir bagaimana saudara-saudara kita muslim yang ada di negara-negara Islam yang saat ini sedang tertindas kehidupannya. Bagaimana saudara muslim kta yang saat ini belum mengamalkan sunnah-sunnah nabi. Bagaimana dengan saudara-saudara kita baik itu muslim ataupun non-muslim agar Allah turunkan hidayah kepada mereka, hingga mereka masuk ke dalam Islam secara Kaffah.
Perlu diketahui, kerja agama penting untuk kesempurnaan agama.
Jika kita punya fikir atas seluruh umat manusia setiap usaha yang kita lakukan ( da`wah ) akan diterima oleh Allah swt sebagai perantara turunnya hidayah.
Umat Islam sekarang ini banyak dihinakan karena banyak yang tinggalkan sunnah-sunnahnya. Kita semua ( laki-laki dan perempuan ) mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sama yakni da`wah, Da`wah adalah kerja yang sangat disukai Allah dan kedudukannya sangat tinggi dan mulia disisi Allah, dibandingkan dengan amalan apapun. Dengan sering da`wah maka iman akan naik, tentunya kerja ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Usaha da`wah ini memerlukan pengorbanan-pengorbanan yang tidak sedikit. Fikir sesaat tenteng agama Allah lebih baik dari 70 tahun ibadah .

3 Perkara Untuk Mendapatkan Fikir Alam :
1. Do`a, agar Allah swt memberikan kekuatan fikir alam pada kita untuk umat seluruh alam.
2. Kita harus selalu berfikir, bahwa setiap detik ada orang yang mati tanpa kalimah iman,sehingga mereka dilemparkan ke neraka.
3. Fikir, bagaimana saudara-saudara muslim yang hidupnya miskin, lemah iman, sedikir saja dorongan dan bantuan dari orang non-muslim dapat menjerumuskan pada malapetaka kekafiran.

Allah swt akan menjaga diri kita apabila dalam diri kita ada 3 sifat :
1. Setiap saat, risau pada umat bertambah dalam fikir kita, fikir Islam dan non Islam.
2. Beri da`wah ifrirodi setiap waktu, dengan demikian kita bahu membahu menyelesaikan masalah umat.
3. Kasih sayang dapat bertambah pada setiap muslim tiap hari bertambah. Kasih sayang dapat bertambah kalau kita tidak melihat kelemahan atau kekuranga saudara kita, pandanglah selalu kebaikannya. Rasul bersabda, “Tidak sempurna iman seseorang sebalum menyayangi orang lain seperti dia menyayangi dirinya sendiri.”
FADHILAH TA`LIM DAN ADAB-ADABNYA

Ta`lim wata`lum artinya belajar dan mengajar.
Maksud dan tujuannya :
1. Untuk memasukkan nur kalamullah dab nur sabda Rasulullah saw kedalam hati kita
2. Untuk menghidupkan sunnah Rasulullah saw
3. Untuk mencari Ridha allah swt
4. Untuk mengerti nilai-nilai amal
5. Menghubungkan antara ilmu dan amal
6. Yntuk mengingat kembali perintah allah swt dan larangan-Nya
7. Untuk menggairahkan kita dalam beramal
8. Mendapatkan berkah majlis
9. Merupakan taman-taman surga di dunia.

Fadhilahnya :
Barangsiapa yang duduk dalam majlis ta`;im, maka Allah swt yang berikan :
1. Diberikan sakinah / ketenangan jiwa
2. Dicucuri rahmat
3. Dikerumuni para malaikat mulai dari permukaan bumi hingga kelangit Allah swt
4. Malaikat yang hadir akan memintakan ampun kepada Allah swt untuk orang yang hadir di majlis ta`lim.
5. Orang yang mamudahkan langkahnya ke majlis ilmu, maka Allah akan mudahkan langkahnya ke surga.
6. Semua benda-benda yang hidup dan yang mati yang dilewati orang menuju majlis ilmu akan memintakan ampun untuknya kepada Allah swt.
7. Orang yang duduk di majlis ta`lim serta orang tuanya akan dibangga-banggakan Allah swt dihadapan majlis para malaikat
? Membaca 1 ayat Al-Qur`an di dalam ta`lim maka lebih baik daripada 100 rakaat shalat sunnat.
? Membaca / mempelajari satu bab ilmu lebih baik daripada 1000 rakaat shalat sunat.
? Diam sebentar didalam ta`lim sama dengan menghantar 1000 jenazah dan menjenguk 1000 orang sakit.

Adab – Adab Ta`lim :
Adab Lahir :
? Diawali dengan shalawat 3 X
? Duduk dalam keadaan berwudhu
? Duduk menghadap kiblat
? Duduk rapat-rapat
? Duduk tahyat awal / iftarasy
? Tidak ada yang berbicara
? Tidak ada yang bertanya
? Tidak sambil tasbih / wiridan
? Tidak ada yang berdiri sebelum majlis selesai
? Bila disebut nama Allah dijawab azza wa jalla / swt / tabaraka wata`aala
? Bila disebut nama nabi muhammad saw dijawab dengan saw / allahumma shalli `ala Muhammad atau sejenis shalawat yang panjang dari itu
? Vila disebut nama nabi-nabi yang lain dan para malaikat duijawab dengan `alaihissalam
? Bila disebut nama sahabat dijawab dengan radhiallahu `anhum
? Bila disebut nama sahabiyah dijawab dengan radhiallahu `anha
? Bila disebut nama orang-orang shaleh dijawab dengan rahmatullahi`alaihi
? Bila disebut nama orang-orang yang telah dilaknat oleh Allah dijawab dengan laknatullahi `alaih.

Adab Bathin :
? Takzhim wal iktiram, mengagungkan dan memuliakan
? Tasdiq wal yakin, membenarkan dan meyakini
? Ta`atsur bil qalbi, berkesan didalam hati
? Niatul `amal wa tabligh, niat mengamalkan dan menyampaikan

Ta`lim terbagi atas :
1. Halaqah Qur`an
2. Ta`lim kitabi
3. Enam sifat sahabat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar